Jenis Industri yang Diklaim Jadi Sumber Ekonomi Baru DKI Jakarta

Jenis Industri yang Diklaim Jadi Sumber Ekonomi Baru DKI Jakarta

Menurut penilaian Bank Indonesia (BI) industri otomotif akan menjadi sumber perutmbuhan ekonomi baru bagi DKI Jakarta dalam beberapa tahun ke depan. Melansir dari Kompas.com, Onny Widjanarko selaku Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, industi otomotif memegang peranan kunci dalam pengembangan mobil listrik.

Sumber pertumbuhan ekonomi kali ini terbilang baru, karena dalam 11 tahun terakhir sumbernya dikontribusi oleh industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, dan jasa keuangan.

“Kami lihat sumber ekonomi baru ke depan yaitu industri otomotif dan mengarah kepada mobil listrik. Ini akan menggeser kebutuhan mobil dan kebutuhan energinya yaitu listrik,” kata Onny dalam webinar outlook perekonomian Jakarta 2022, Jumat (24/12/2021).

Menurut proyeksi Onny, mobil listrik mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DKI Jakarta sebesar 0,09 persen per tahun dan penyerapan tenaga kerja sebesar 0,03 persen per tahun. Proyeksi tersebut tentu tidak berdasarkan asumsi belaka, melainkan mengacu pada data komitmen investasi beberapa perusahaan otomotif global di Indonesia, seperti Hyundai, Toyota, Suzuki, dan Mitsubishi.

Bukan hanya mobil listrik, sumber pertumbuhan ekonomi baru DKI Jakarta juga mengarah pada sektor pariwisata dan transportasi. Menurut Onny, dua sektor ini akan menciptakan geliat ekonomi di sekitarnya. Misalnya pembangunan MRT fase II rute Bundaran HI ke Kota membuka peluang usaha bagi toko-toko kecil di dalam stasiun maupun di luar stasiun.

“Ini merupakan sumber ekonomi baru, karena wisata itu bukan cuma destinasi tapi menjadi pasar untuk UMKM. Jadi kalau kami lihat program yang dilakukan Jakarta, Kota Tua sekarang tersertifikasi, demikian ada pembangunan MRT, itu berpeluang juga,” jelas Onny.

Sebelum MRT resmi beroperasi seperti sekarang, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bahwa moda transportasi tersebut memang dapat memberikan dampak signifikan terhadap keseluruhan roda ekonomi DKI Jakarta.

Keberadaan MRT bukan sebatas mendukung mobilitas warga dengan waktu tempuh yang singkat, melainkan berimplikasi terhadap pertumbuhan bisnis. Salah satunya bisnis properti. Adanya pertambahan rute, maka keberadaan MRT diharapkan bisa mendukug pertumbuhan ekonomi baru DKI Jakarta.

Penulis: NCP/ Tim Konglomerator.com

Sumber:https://ekonomi.bisnis.com https://money.kompas.com

Gambar: Pixabay/ dayamay Pixabay/ tyler_clemmensen

otomotifzone.com Kompas.com Technologiautomotive Technologidigital